- Mari kita introspeksi diri selepas dari Ramadhan ini apakah kita masih terbawa suasana Ramadhan/tidak. Bagaimana tilawatil Quran kita, bagaimana qiyamullail kita, bagaimana shodaqoh kita, dsb.
- Kita pasang standard kehidupan kita kembali ke standard Rasulullah SAW
- Surga itu ada 100 tingkat dan setiap tingkatnya itu berjarak bagai bumi dan langit yang berarti jauh sekali. Surga yang nomor 1 (paling atas) itu hanya milik Rasulullah SAW. Dan orang yang terakhir masuk surga adalah orang yang keningnya “pernah” digunakan untuk bersujud dengan ikhlas setelah dia dibakar api neraka, Naudzubillah. Secara logika Allah SWT adalah Maha Pengampun, Maha Pemurah. Sedikit saja ibadah yang pernah kita lakukan (meskipun sebesar biji sawi) akan dicatat & akan mendapatkan balasan.
Waktu aku nulis ini kebetulan
lagi ga ada internet, lagi di rumah & emang paket internetku lagi habis.
Entah kapan tulisan ini aku posting, yang pasti hari ini hari Jumat malam jam
22.54, pulang dari nganterin ciko ke dokter (dia demam), dan hari ini sangat
luar biasa buat aku. Banyak sekali hal yang bisa menentramkan hatiku.
Sungguh!!!
Bayangkan saja, hari ini di depan
mata kepalaku aku melihat mama dzikir kaya yang disarankan tante khusus
mendoakan aku biar diterima di PT INTI, love you mom!!! Doakan aku terus ya
semoga bisa mempersembahkan kado yang indah untuk ultahmu kelak.
Dan entah ada angin apa habis
sholat maghrib lepas aku sholat maghrib papa nyamperin aku & bilang
“telponen tante dim”. Langsung aja aku samber HP papa, dan aku telpon. Di seberang
sana tante bilang “Dim, wis dilakoni tah moco surat sing bien? Yasin, Waqiah,
Ar-Rohman”. MasyaAllah aku lupa -_- Seketika aku cari Qur’an dan ngaji,
Alhamdulillah ya
Dan malam itu juga mama beliin
aku Quran kecil untuk selalu aku bawa & aku baca kalau aku dalam
perjalanan.
Dan yang paling aku ingat adalah
khutbah Jumat tadi siang. Bener-bener masuk & dalem banget ceramahnya.
Disitu dibilang :
Dari hal itulah sungguh aku
langsung terpikirkan, alangkah sia-sianya hidupku selama ini, sungguh jauh sekali
dari jalan Allah SWT. Sungguh aku ingin bertaubat, mungkin sebagian yang
membaca ini hanya bergumam kalau ini hanya tulisan. Memang tidak bisa langsung,
tapi kita WAJIB berusaha untuk merubah diri kea rah yang lebih baik ke
depannya. Sungguh aku merasa hina di hadapan Allah SWT, kurang bersyukur, dsb.
Tapi aku akui, aku hanya lemah.
Sebagai seorang laki-laki, aku akui kalau aku ini sungguh lemah. Aku tidak
punya kekuatan untuk bisa mengajak dan mempengaruhi orang di sekitarku. Mungkin
melalui tulisan ini aku ingin mengajak semuanya untuk terus memperbaiki diri.
Kita luruskan kembali standard diri kita. Sungguh aku tidak bisa kalau hidup
seperti ini terus. Mungkin Allah saat ini sedang murka terhadapku, tapi aku
yakin Allah Maha Pemberi Ampun, dan aku akan berusaha untuk itu.
Aku bukan sok suci, tapi aku
hanya berusaha mengajak semuanya untuk bisa kembali ke jalan itu. Sungguh aku
sudah merasakan tenang dan tentramnya jiwa ini kalau dekat dengan Allah barang
sedikit, apalagi kalau banyak & bisa istiqomah. Subhanallah
Pagi ini Minggu, 18 September
2011 aku sudah di Bandung lagi. Besok siang aku akan menjalani wawancara
direksi PT INTI, InsyaAllah ini adalah tes terakhir, dan doaku tetap sama. Ya
Allah ijinkan aku diterima di PT INTI untuk kode L ya Allah, jodohkan aku
dengan job kali ini, dengan segala kerendahan hati aku memohon kepadaMu ya
Allah, Ya Rohman Ya Rohim.
Laailaaha Illa Anta Inni
Kuntumminaddzoolimiin
Hasbunallah Wani’mal Wakiil,
Ni’mal Maulaa Wani’man Natsir
Sudah tanggal 9 September 2011 dan lama sudah saya tidak menulis. Banyak yang sudah dilewatkan dan sayangnya (mungkin juga) banyak yang terlupakan untuk ditulis :)
Dimulai dari mana dulu yah?? hahahaaa :D
Dan sekarang saya sedang berada di Bandung, sebenernya gw juga ga begitu paham kenapa feeling gw pas banget. Gw udah mesen tiket Sby-Bdg jauh hari sebelum tanggal 7 kemarin dan kok yaa pas ternyata tgl 8 kemarin gw dapet email dari PT INTI buat wawancara direksi tanggal 14 September 2011.
Nah ini nih pokok yang pengen gw curhatin :) gw saat ini ibarat kata kaya anak SMA mau UAN, ibarat anak kuliah mau UAS & nungguin IP, ibarat kata calon tentara mau ngejalanin pantukir. Sama kaya yang gw rasain, gw deg degan mau wawancara direksi, SUNGGUH!!! Kenapa gw deg-degan? Itu semua gw alamin setelah gw tau kalau TIDAK semua orang sukses di sekitar gw (om, tante, pakdhe, budhe) itu pernah ngalamin yang namanya wawancara direksi -_-" so wawancara direksi itu kaya gimana? pertanyaannya apa aja? Bahkan googling pun tidak banyak membantu lho
Dan gw usaha yaaa usaha yang gw bisa, tentu saja kaya mama papa tante bilang :
JANGAN PERNAH BERHENTI YA BERDOA & DZIKIRNYA, SEMOGA KAMU DIBERIKAN KEBERUNTUNGAN
Kalo kata mbah putri :
MUGO-MUGO OPO SING DADI KEKAREPANMU DILANCARNO GUSTI ALLAH
Saat ini gw akuin yang deg-degan bukan cuma gw, orang tua gw pun pasti deg-degan kok, bahkan semua orang yang sayang sama gw pun PASTI ngerasain apa yang juga gw rasain, tante om sepupu :')
Sungguh siapapun yang baca tulisan ini aku mohon doanya ya semoga aku bisa diterima
Sekian dan terima kasih, sukses juga buat kalian :)YA ALLAH, BESOK RABU 14 SEPTEMBER 2011 JAM 13.00-16.30 AKU AKAN MELAKSANAKAN WAWANCARA DIREKSI PT INTI UNTUK KODE L YA ALLAH, OUTDOOR INDOOR SITE PLANT SUPPORT ENGINEER. YA ALLAH TOLONG MUDAHKAN AKU YA ALLAH, BERIKAN AKU KETENANGAN, KESABARAN DAN JAWABAN YANG BRILIAN YANG BISA MEYAKINKAN DIREKSI PT INTI UNTUK MENERIMAKU. IJINKAN AKU DITERIMA YA ALLAH DI PT INTI UNTUK KODE L YA ALLAH. INI AKAN AKU PERSEMBAHKAN SEBAGAI HADIAH UNTUK ULANG TAHUN MAMA YA ALLAH. KHASBUNALLAH WAMIKMAL WAKIL NIKMALMAULA WANIKMANNASIR
Yaaa kemarin Minggu adalah salah satu hari yang patut dicatet dalam lembaran hidupku, makanya aku tulis disini. Keluargaku pindahan dari perantauan hahahaaa yaa dari Bojonegoro balik (LAGI) ke Sidoarjo setelah kurang lebih 13-14 tahun menetap di kota ledre itu, di bumi Angling Dharma, kotanya Persibo Bojonegoro. Sebuah kota dimana aku menghabiskan masa SD SMP SMA di kota kecil nan tenang ini, buat Bagoes kota ini dia mulai sejak TK SD SMP SMA, buat Ryan SD dan SMP di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah ini. Sungguh kota yang jauh dari hiruk pikuk dan kemacetan kota besar, masyarakatnya masih banyak yang tradisional sekalipun itu di kecamatan kotanya, yaaa sesuatu yang tidak pernah terbayangkan (bahkan ketika pindah dulu pun dalam kepalaku aku bertanya kota apa BOJONEGORO hahahahaa) dan sekarang aku sekeluarga ga terasa udah 13-14 tahun mendiami kota ini. Dimulai dari ngontrak rumah di Kalitidu, ngontrak rumah di Kampung Baru (Sukorejo) sampai mamapapa beli rumah di perumahan Pacul Permai, kini harus kami tinggalkan.
24 Juli 2011 kemarin aku sampai rumah Bojonegoro, berangkat sabtu dari lebak bulus jakarta sampai rumah agak telat jam 9an, dan sampai rumah langsung beberes, kata mama jam 12an truk nya dateng, yaahh FIX pindahan rumah ini mah.
Ada rasa sedih ketika harus meninggalkan kota ini, banyak (bahkan jutaan) kenangan dan kenakalan bersama teman-teman selama di kota ini, banyak tawa jahil sampai dengan tangis di bumi ini. Tapi yaaaa suatu saat ketika aku ada kesempatan aku pasti bakalan dateng lagi kok main ke kota ini, kota yang udah membesarkanku, membawaku sampai aku bisa seperti saat ini, thanks ya bojonegoro.
Eeeehhh satu lagi nih, yang ga bakalan bisa aku, Bagoes, Ryan lupain adalah seragam ORANGE!!! seragam kebesaran Persibo Bojonegoro, tim yang amat kami dambakan dengan segala fanatik serta pengorbanannya. Kami bisa dibilang adalah segelintir manusia yang mengikuti jejak Persibo merangkak dari divisi 2 sampai sekarang sudah di LPI dan jadi saksi juga Stadion Letjend H Soedirman mulai dari hanya 1 tribun utama hingga sekarang udah keliling tribunnya dan memiliki lampu. Nyanyian dan keringat teriakan kami ga akan hilang untuk tetap menjaga PERSIBO TETAP DI HATI!!! KAMI ADALAH BOROMANIA, bukan DELTAMANIA!!!Meskipun aku bakalan hidup dimana, adik-adik sekolah dan kuliah di Malang, tapi KAMI TETAP BOROMANIA!!!
ini aku tulis untuk adikku yang paling pintar. kenapa aku bilang paling pintar, yaa memang dia paling pintar diantara kita bertiga, dia yang selalu berprestasi kala dia kecil, tapi entahlah sekarang idealis dia kenapa terbentuk seperti ini aku pun juga tak paham.
kalau kamu baca dik, ini untuk kamu :
dik, sejujurnya aku iri ada di posisimu sekarang, coba renungkan dan ingat-ingat dik, gimana kamu selama masa SMP sampai SMA, apa kamu cukup membuat mama papa tenang?? aku rasa tidak. dan sampai akhir pendidikanmu di SMA pun kamu mencoba kekeuh dengan idealismu yang (kurang) tepat dan menurutku akan menyulitkan kamu sendiri besok di kemudian hari.kenapa aku bilang aku iri? yaa aku iri dik, andai bisa dibalik, andai bisa ditukar, aku pengen di posisi kamu sekarang. kamu cukup membuat mama papa gusar dalam 5 tahun terakhir ini, tapi ketika kamu terpojok seperti saat ini pun mama papa masih mau rela & sangat ikhlas memberikan apa itu uang untuk memasukkan kamu di posisi yang akupun pengen berada disitu. kamu ditawari masuk menjadi taruna dik, sebuah posisi yang diperebutkan banyak orang tapi kamu sudah diberikan kepastian untuk bisa masuk. ya Allah kurang apa coba pengorbanan orang tua? kurang apa mama papa?asal kamu tau dik, kalau bisa ditukar, aku pengen jadi di posisi kamu sekarang dik. cari kerja itu susah, cari kerja itu capek, butuh mental kuat, butuh kesabaran ekstra, butuh tirakat dan doa yang ga sembarangan. tapi kenapa pas kamu udah ditawarin posisi kuliah yang notabene memberikan kepastian (tolong baca sekali lagi KEPASTIAN!!!) kerja, kamu malah nolak?? dik, cari kerja jaman sekarang itu susah, apalagi besok. kenapa kamu kekeuh dengan pendapat kamu sih dik? apa kamu pernah berpikir gimana orang tua ke depannya? ga selamanya mama papa mampu membiayai kamu dan dik ryan, ga selamanya papa fit dik. papa juga ada batasnya, papa juga punya umur. sekarang papa (masih) bisa *alhamdulillah* menyekolahkan kamu dan dik ryan (atau mungkin aku juga) tapi apa yang terjadi besok? ga ada yang tau dik.coba kamu renungkan ini semua. mulai dari sikap kamu selama ini, pengorbanan papa mama sekarang untuk sekolah kamu dan dik ryan, dan bagaimana masa depan kamu besok?CUKUP aku dik yang jadi tumbal keganasan para jobseeker (re:pencari kerja) kamu dan dik ryan sekolah yang bonafit lah, yang memberikan penawaran KEPASTIAN kerja. biarkan aku yang jadi tumbal, biarkan aku yang susah dik. ketika aku sudah mengetahui jalan yang gampang dan aku share ke kamu dan dik ryan, kenapa gak kamu ambil?
pilihan menangis sekarang atau tertawa sekarang itu tolong dipikirkan, tolong lah korbanin sedikit masa mudamu, kamu bisa berada di posisi yang sangat layak nantinya ketika teman sebayamu masih bergelut menangis cari kerja kaya aku, tapi kamu udah bisa berkipas uang.tolong pikirkan dik
buat dik ryan
makasih kamu udah mau berusaha mendapatkan masa depan yang InsyaAllah cukup cerah,yaa SMK Telkom itu dulu salah satu mimpiku juga dik, dan kamu sekarang yang mendapatkannya, kamu beruntung, tolong jangan disia-siakan ya. berikan persembahan terbaik untuk mama papa, percayalah ketika kamu ngekost nanti, kamu bakal kangen omelan mama kok :) selamat berjuang anak muda, doa kakak selalu mengiringimu semoga semuanya lancar amin
kenapa gw kasih judul itu? hahahaa mungkin bagi beberapa orang yang tau akan perjalanan gw ini, gw dibilang edan dan gila. yaa dimulai dari Selasa lalu ceritanya
Selasa jam 00.00 dapet petir, hhmmmm gw ga keterima ekstensi, yaa pastinya sedih lah yaa, nah dari situ gw dan orang tua (kembali) (dan lagi-lagi) memutar otak harus dibawa kemana masa depan gw ini, tercetuslah ide yang sudah sedikit ada dalam bayangan sebelumnya, yaa banting setir ke jurusan Teknisi Pesawat Udara. dan direncanakanlah Rabu sore gw pulang ke Bjn untuk daftar. na na naaa
Rabu pagi mau packing buat pulang, dan buka email, JELEGEEERRRR!!! Sabtu ada verifikasi dokumen PT INTI zzzzzzzzzz akhirnya setelah berdebat disertai usaha beli tiket balik Bandung yang semuanya sold out akhirnya gw putusin tetep pulang dan balik ke Bandungnya ngeteng hahahaa :D
Pulang Rabu 16.00 seperti biasa bus Pahala Kencana Bandung-Bojonegoro sampai di Bumi Angling Dharma jam 7.30 dan sampe rumah langsung ke Puskesmas minta surat keterangan sehat, ga lama jam 9.30 langsung cuss ke Surabaya, jadilah rumah hanya tempat mampir 2 jam (itupun ga genap 2 jam)
Lanjut ke ATKP Surabaya, proses daftar beres jam 14.30 dan langsung cuss Japanan (rumah dinas papa) dan istirahat laaahhh (lumayan) dan jam 21.00 malemnya langsung ke Bungurasih untuk mulai ngeteng ke Bandung hahahaa
Perjalanan ke Bandung inilah yang benar-benar HEBAT menurut gw. Start jam 22.00 dengan bus JAYA UTAMA jurusan Surabaya-Semarang (dengan harga tiket 65ribu-bus PATAS) gw langsung mak klek sek merem (notabene gw masih bener-bener capek) sampai daerah Tuban jam 00.30 untuk makan jatah dari bus (alhamdulillah lumayan heheehee). Perjalanan lanjut lagi dan gw langsung merem lagi, bangun lagi jam 5.00 daannn JELEGAAARRRR lagiii buseettt gw liat plang di luar masih menuliskan kota TUBAN. MasyaAllah apa yang terjadi semalem waktu gw tidur?? buseett daahh harusnya jam 5 itu udah sampe semarang zzzzzzzzzz jadilah sampe semarang (Terminal Terboyo) jam 9.30 dan gw langsung mandi aja di toilet hahahaa
habis itu mau lanjut Cirebon langsung cari bus COYO (patas Semarang Cirebon-harga tiket 50ribu) dan bersiap 7 jam Smrg-Crb hahaha melewati panasnya siang di dalam bus bikin pala pusing, mana samping gw orang China lagi yang bawa anak kecil, bawaannya macem-macem kaya mau pindahan, ada bakpao susu banyaakk deehhh entah apa aja hahahahahaa. terus juga gw belum makan kan soalnya armada bus COYO ga banyak, daripada nunggu yang selanjutnya mending naik yang itu aja, terus makan pas berhenti di terminal Pekalongan ada yang jual nasi dadar mie (katanya sih nasi rames) hahahhaaaa. Ati-ati di Term Terboyo banyak yang nawarin tiket COYO dengan harga 70-80ribu padahal harga normalnya 50ribu
Sampe Cirebon (Terminal HarjaMukti) lumayan adem tuh jam 16.45 gw langsung makan, soalnya gw belum makan yang cukup layak hahahaa sambil ngecharge HP, dan jam 17.30 naik Bhinneka (Cirebon-Bandung PATAS 35ribu) masuk Terminal Caheum jam 22.30 naik ojek 20ribu ke rumah daaannnn
Mau ngeshare lagi nih kali ini sama keluarga Olimpiade, hehee sedikit berbau disubsidi sih heheheee
makasih ya keluargaku, langsung aja yaaakk cekidot
10 Juni 2011
Kumpul tuh di depan kampus jam 23.00 (depan PGA) nunggu bus yang dateng jam 00.00 jadinya becanda dulu sama anak-anak.. dan bus dateng molor, jadinya berangkat tanggal 11 Juni 2011 hahahaaaa
11 Juni 2011
jam 01.00 start dari kampus bersama sekitar 39 ekor yang lain :) berdoa daaannn yuk cuussss...
seru tuh berangkat ke pangandaran sepanjang jalan anak belakang (dikomandani Datu) nyanyi-nyanyi konser ga karuan hahahahaa :D
sekitar jam 6.30 kita sampai di Green Canyon yang jadi first destination, ada yang bersih diri, ada yang sarapan.. jam 8 beli tiket deh buat renang, dan harganya masih ga berubah sejak 2009 lalu heheheee masih tetep 75ribu buat ke ujung goa bebatuan yang netes airnya, se kapal bisa diisi 5-6 ekor orang.. mantep daaahhh terus renang di Green Canyon, disinilah tawar menawar jadi sesuatu yang pasti terjadi, akhirnya per orang kena 20ribuan, yaa jadi sekapal butuh 120ribu tentunya renang didampingi emangnya hahahahaa :D
dan kali ini gw lompat dari Batu Payung 2x yeeeaaahhh mantap chooyyyyy
terus jam 12.30 langsung cuss ke Batu Karas, sampe sana kira jam 13.00 masih panas tuh, sholat dulu aja terus gw tidur di bus, anak-anak mah nongkrong deket pantai, kan gw ga ada duit hahahaa :D
bangun jam 15.00 langsung jadi anak pantai, mainan disana sampai sekitar jam 17.00 langsung mandi dan nunggu maghrib sekalian, habis maghrib langsung cuss ke penginapan
jam 19.30 sampai di penginapan, langsung makan alhamdulillah makan juga akhirnya yang enak, ikan laauutttt habis itu acara bebas, akhirnya gw ke pantai aja malem2 bareng cunguk2 yang lain hahahahaaa
habis itu tidur daahhh, enak kamarnya AC
12 Juni 2011
bangun pagi jam 6.30 langsung sikat gigi doang soalnya bakala melaut lagi..
jam 9.00 kita putusin buat nyewa kapal buat ke pasir putih, setelah terjadi tawar menawar per kapal akhirnya 100ribu (per orang 10ribu) dan di pasir putihnya tawar menawar lagi sewa alat snorkling akhirnya dapet 20ribu. meskipun ga terlalu bagus snorkling disana yaaa not bad laahhh bareng keluarga maahh, nice snorkling :)
jam 00.30 sampe di kampus lagi, alhamdulillah
kalo yang mau kesana estimasi biaya ya kurang lebih segitu :
- akomodasi = tergantung jumlah orang dan mau naik apa kesananya, disarankan bawa kendaraan soalnya disana ga ada kendaraan umum antar tempat wisata
- penginapan = ini juga tergantung budget, lokasi (jauh dekat sama pantai)
- Green Canyon = sewa kapal @15ribu, renang @20ribu lah (pake nawar lho)
- Batu Karas = masuknya sekitar @5ribu
- Pangandaran = masuknya sekitar @5ribu , sewa kapal @10ribu (pinter nego aja), sewa alat snorkling @20ribu (nego juga)
- makan agak mahal (namanya juga tempat wisata)
Ntar malem ke Pangandaran nih ma anak Olimpiade, tapi gw pengen ngeshare dulu ah pengalaman gw ke Pangandaran waktu sama anak kelas kira-kira 2 tahun yang lalu
Langsung aja yaaa, cekidot
7 November 2009 menuju 8 November 2009 (perjalanan berangkat)
Kumpul di ATM kampus IT Telkom jam 22.00 WIB, kita brifing sebentar terus kita langsung berangkat dengan armada 2 mobil rental berisikan 17 orang, tak lupa berdoa dulu sebelum berangkat itu WAJIB
Tengah perjalanan karena stock sopir sedikit maka diputuskan untuk istirahat di daerah Nagrek. Angetin badan makan pop mie dulu hahahaa
Lanjut lagi dan lepas Ciamis kita para sopir yang terdiri dari gw, Susi dan Jenggot memutuskan istirahat lagi karena susi nyetirnya udah out of jalur. Sebuah diskusi kecil terjadi karena seluruh rombongan belum pernah ada yang ke Pangandaran dan kita hanya meraba-raba jalur menuju sana sehingga kita banyak bertanya dan berdiskusi
Sekitar jam 4 kita sampe di Masjid Pangandaran, alhamdulillah... Tapi tujuan pertama kita ke Batu Karas dulu yang jaraknya sekitar 16km dari Pangandaran, dan kita punya tujuan mengejar sunrise. Ngebutlah para sopir ngejar jam 5 sampe di Batu Karas, lepas sholat subuh romongan langsung meluncuuurrrr, sedikit telat dan akhirnya sampai juga di Batu Karas jam 5.15 sedikit telat karena hari sudah terang tapi tak apalah, perjalanan sekitar 6 jam dari Bandung terbayar sudah.
Di Batu Karas ada sewa permainan air kaya surfing, banana boat, dsb. Tapi gw putusin cuma buat nyewa bodysurfing hehee kalo ga salah waktu itu goceng heheheee
Di Batu Karas ada sewa permainan air kaya surfing, banana boat, dsb. Tapi gw putusin cuma buat nyewa bodysurfing hehee kalo ga salah waktu itu goceng heheheee
Sekitar jam 10 habis bersih diri semua, kita langsung cuss ke Green Canyon yang ditempuh sekitar 20 menit arah Pangandaran, inilah tempat yang bener-bener bikin gw kagum, edan indahnya
Abis itu makan dulu di warung sekitar parkiran mobil Green Canyon, yang tidur ya tidur, yang ada masalah ya ngelamun hahaaa :D
Lepas dari Green Canyon menjelang sore rombongan menuju ke pantai Pangandaran
di Pangandaran sengaja ga ada yang turun ke pantai soalnya waktu itu lagi panas banget.
Jam 4 sore langsung cuss ke Bandung, sampe Bandung jam 11 malem. nice trip
estimasi biaya :
di Pangandaran sengaja ga ada yang turun ke pantai soalnya waktu itu lagi panas banget.
Jam 4 sore langsung cuss ke Bandung, sampe Bandung jam 11 malem. nice trip
estimasi biaya :
- sewa mobil 1,5 hari = 1,5 x 275ribu
- bensin per mobil = sekitar 200-250ribu
- masuk Batu Karas = waktu itu gratis soalnya pagi belum ada yg jaga heheee
- masuk Pangandaran = goceng per orang
- kapal Green Canyon = 75ribu utk 5-6 orang
- renang di Green Canyon = 100ribu per kapal utk 5-6 orang
Inilah waktu dalam proses kehidupan manusia yang saya anggap sebagai usia rentan & penuh dengan ke'galau'an. Usia saya sekarang memasuki 22 tahun, sebuah usia yang tidak bisa dibilang muda lagi, namun juga belum terlalu tua. Pada intinya di usia yang sekarang ini banyak sekali yang harus & wajib kita pikirkan sebagai sebuah individu yang menuju ke arah dewasa. Dan yang membuat terasa berat, semua itu berkaitan.
Sering tersirat di benak kita perkataan beberapa teman kita, orang di sekitar kita, yang bercerita A B C D sampai AA AB AC bahkan sampai dengan ZZ. Semua dengan versi yang berbeda dan tentunya semua memiliki sisi positif & negatif di setiap hal itu. Dan dalam usia seperti saya ini, ibarat dalam perjalanan kita itu "berada dalam persimpangan jalan untuk beberapa tujuan".
Teringat cerita seorang teman perempuan saya yang lebih tua satu tahun daripada saya, dia bercerita bagaimana banyak temannya yang sudah menikah, bahkan sudah menimang anak pertama bahkan kedua. Dalam hal ini menikah adalah urusan jodoh, dan itu merupakan pilihan. Hhhmmmmm menikah usia muda pun pilihan (terutama bagi seorang wanita). Tapi tidak hal nya dengan seorang laki-laki seperti saya, yang HARUS punya 'bondo' (modal) untuk menuju ke arah itu.
Untuk memiliki modal itu perlu bekerja, hhmmmm mungkin kata 'kerja' itu gampang banget dengernya. Tapi susahnya cari kerja MasyaAllah :( sumpaaahhh susaaahhh bangeettt. Tak hanya bermodal skill kuliah, cari kerja juga butuh keberuntungan.
Kembali berkaca pada diri saya sendiri, saya sudah lulus D3 dan ingin melanjutkan ke jenjang strata 1 tapi dihadapkan pada beberapa masalah. Yang pertama saya belum bekerja, ya kaliii udah umur segini 'tangan masih di bawah' maluuuu sama umur, SUNGGUH!!! Minimal ada lah pemasukan untuk hidup sehari-hari, tidak sepenuhnya meminta orang tua karena masalah yang kedua bagi saya pribadi adalah saya & adik-adik memasuki jenjang pendidikan yang baru secara bersama-sama.
Terkadang & hampir selalu saya merasa malu dengan diri sendiri. Malu dengan umur saya ini. Ibarat pulang ke rumah "saya itu diketawain sama pager rumah". Semua serba dilema, mau kuliah biaya kok 'belum ada' kalaupun ada itu cukup membebani orang tua, mau kerja juga setengah mati susahnya cari kerja. Naudzubillah. Tekanan mental, kalut, bingung, malu, psimis, semua bayang-bayang kegagalan membayangi otak & pikiran saya ini, ya Allah semoga jangan sampai terjadi. Naudzubillah
Ya Allah, seperti dalam doa-doaku seperti biasanya, aku hanya ingin & memohon semoga diberikan jalan yang terbaik dari sekian jalan yang terbaik untuk diriku. Berikan yang terbaik untuk masa depanku, berikan kemudahan bagi diriku untuk belajar, untuk mendapatkan tempat memeras keringat untuk membiayai hidup saya sendiri ya Allah. Tolong hambamu ini ya Allah.
Sumpahlah sejak kejadian semalem di tempat itu gw ngrasa lo itu bangsat, lo itu pengkhianat. Kata-kata lo & kelakuan lo sumpahlah ga ngliatin lo itu kaya "keluarga kecil" gw entah di divisi entah di kesatuan atap. Gw gak tau apa aja yang lo omongin ke bocah-bocah itu, gw juga ga tau apa alesan lo foto cuma berempat padahal disitu ada 2 orang lagi 'keluarga kecil' lo.
Gw tau kok lo punya prestasi di bidang kepanitiaan gini, itu sebabnya 'kami' mempercayakan itu ke lo, tapi sekarang setelah semuanya beres lo bersikap gini. NICE!!!
Oke gw emang orangnya ga humoris (padahal menurut pribadi gw sendiri gw sudah cukup humoris) tapi kayaknya gw humoris di dunia daerah gw doang, ketika candaan gw keluarin kayaknya semua itu gak masuk ke dunia lo yang ada di barat. Well gw gak mau mempermasalahkan itu tapi gw gak seneng aja sikap lo kaya gitu. Edan laahh lo udah kaya pengkhianat gitu.
Dan bahkan gw akui gw gak bijaksana, WELL I'M NOT WISE. Lagi-lagi ini urusan kedaerahan, lagi-lagi ini urusan pergaulan, dan lagi-lagi GW GAK MASUK. Mungkin di mata lo, dan lo lo yang lain sikap gw itu FREAK BANGET!!! Dari sikap lo ke gw, gw pun ngrasain kok.
Lo gak perlu kok nyindir gw dengan 'gw gak laku di dunia kampus ini', emang gw akuin gw gak laku kok. Ga ada lawan jenis yang tertarik sama gw. Tapi lo ga perlu kok ngomong gitu sampe lo bilang 'menabur benih'. Anyinglaahh!!!!! Oke gw akuin lo GAUL, lo LAKU!!! Gw cuma bisa diem kok.
Kalo udah gini, gw yang mundur dan gw bakal cari dunia lain di luar sana yang bisa 'sedikit lebih' bisa menghargai gw, menghargai pribadi gw.
Pulang ke Bojonegoro sejak Selasa lalu, melanglangbuana ke Sidoarjo Malang, mulai Kamis malem kemarin udah di rumah Bojonegoro lagi. Dan hari ini hari Minggu, pas banget ntar sore jadwal Persibo main di kandang Std Letjend Soedirman lawan Semarang United dalam lanjutan LPI, yeeaaaahhhh akhirnya aku bisa kembali mendukung tim orange yang dulu SANGAT SANGAT SANGAT gw bela & gw puja. Masa SMA adalah hal paling gila dukung Persibo ini, mulai dari nabung buat ikut tour Boromania ke luar kota sampe HP ilang di stadion, tapi semangat gw ga pernah surut buat dukung tim ini.
Yaaa ntar sore gw bakal kembali ke stadion itu lagi, stadion yang aku ikuti jejaknya mulai dari hanya memiliki satu tribun, dibangun menjadi tribun keliling hingga sekarang sangat layak dengan adanya lampu untuk pertandingan malam hari.
Sore ini gw bakalan nyanyi sekenceng-kencengnya, pertama kali sejak Persibo berlaga di LPI gw nonton di stadion lagi, yaa vakum gara-gara kelamaan di Bandung sampe jamuran hahahahaaa
Yooo ayo ayo Persibo kuingin sore ini harus menang
Panas udan ora takrasakne, Persibo ayo dimenangke
Syal & kostum suporter siap



