Dimas Alfarizi

I am an Indonesian Traveler

Dimas Alfarizi

Indonesian Traveler

  • Bandung, Jawa Barat, Indonesia
  • +62 (ask)
  • muhdimasgfa@yahoo.com
  • dimasalfarizi.blogspot.co.id
Me

My Travel Map

Sidoarjo, Bojonegoro, Bandung, Banyuwangi, Denpasar, Malang, Surabaya, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Kupang, Alor, Batam, Natuna, Kendari, Konawe Selatan, Bau-Bau, Makassar, Ambon, Tual, Langgur, Ternate, Labuha, Balikpapan, Berau, Derawan, Sintang, Putussibau, Kapuas Hulu, Ketungau Hulu

Sumatra 20%
Jawa 80%
Bali 65%
Kalimantan 20%
Sulawesi 40%
NTT NTB 10%
Maluku Malut 20%
Papua 5%

Most Important

You're the most important for me, even my job can't beat you for my life

Sujud Terakhir

Bagiku, di setiap sujud terakhir dalam sholatku, namamu selalu kulafadzkan dalam hati dengan penuh pengharapan dan rendah hati agar engkau yang terbaik bagiku untuk hidupku

Our Pray

Robbana Hablanaa Min Azwaajinaa Wadzurriyatinaa Qurrota A'Yun Waj'Alnaa Lil Muttaqiina Imaamaa

Just Want To Say

I Love You Devianti Nurhawati -MDGFA-

Our Love

S N Z

Just Want To Say

Every love story is beautiful, but Ours is My Favorite -DN-

Indonesian Traveler
Indonesian Traveler
0
Engineer
0
Officer
0
Father
Tampilkan postingan dengan label academic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label academic. Tampilkan semua postingan
  • syukur hari ini :)

    Alhamdulillah udah sampe rumah, setengah hari ini gw ngrasa hidup gw berarti banget. Makin optimis mengejar 24 hari lagi. Bismillah

    Dalam perjalanan mengejar cita-cita yang tinggal 24 hari lagi, InsyaAllah gw masih tetep meluangkan waktu utk membantu teman yg butuh bantuan :)

    Merasa hidup gw lebih berarti hari ini, Alhamdulillah ya Allah

  • time for enjoy is empty

    Ketika gw nulis ini, memang gw baru pulang nonton pertandingan final HIY 2010, For HIY vs Pulpo 5. Yaa gw lagi-lagi gagal menjadi bagian pertandingan final, gagal di langkah terakhir menuju pertandingan puncak. Pertandingan yang disaksikan ratusan pasang mata, bertanding memperebutkan titel "yang terbaik".



    Tapi ketika teringat tadi siang si Dhika bilang "sils 24 Desember 2010 masa akhir daftar sidang lho", seketika itu juga gw shocked.


    Yaaa hidup gw memang sudah terlalu lama di kampus putih-biru ini. Gw harus bisa sidang di masa sidang yang terdekat ini, gw gak mau ngecewain mamapapa lagi.

    Selama ini gw sadar, gw terlalu santai, dan gw akui kalo gw terlalu banyak mikir hal-hal yang ga penting. Mulai detik ini, saat post ini diterbitkan, gw bakal fight. Gw harus bisa lulus. Kalo kata Dhika "sekali-sekali bikin kabar gembira kek untuk orang tua kita, bukan kabar buruk terus".

    Meski berat, di sisa yang "hanya" masuk hitungan hari ini, gw harus ngeberesin alat gw, bikin program, trubbleshoot, tracing, bikin buku PA, dan ngajuin sidang. Banyak banget pekerjaan rumah gw. Emang berat sih, tapi gw HARUS bisa, gw ga boleh maen-maen untuk 1-2 bulan ke depan ini. Waktu maen-maen gw dah abis. time for enjoy is empty. Ini semua menyangkut masa depan.

    Untuk diri gw sendiri :
    Percayalah Dimas!!! Sisa 30 hari ini harus lo manfaatin bener-bener. Gak ada istilah maen-maen lagi, boleh lah sekedar refreshing, tapi ingat hanya SEKEDAR refreshing dari kepenatan ngerjain PA dan tentu dengan presentase amat sangat kecil. 30 hari memang sebentar untuk mengerjakan sebuah Proyek Akhir, tapi lo harus berusaha mendoktrin pikiran lo kalo 30 hari itu lama. Lo itung ajah 30 hari x 24 jam. Banyak waktu yang bisa lo manfaatin utk kerja keras, menutup semua kesalahan lo kemaren yang udah kelewat seneng-seneng. Kelulusan lo ini tanggung jawab lo ke orang tua, tanggung jawab ke keluarga sebagai anak pertama yang harus bisa jadi panutan adek-adek lo. Lo pasti bisa DIM!!!

  • I promise .... mom & dad

    Seberapapun busuk dan hinanya diri seseorang, namun pribadi itu tetap berharga bila orang lain selalu melihat sisi positifnya.

    Ada sebuah cerita antara seorang pembawa acara dan uang.
    Suatu ketika ada seorang pembawa acara membawa selembar uang dengan nominal yang paling besar bagi Negara tempat dia tinggal, dia memamerkan selembar uang yang masih baru itu, benar-benar masih halus. Ketika sang pembawa acara menanyakan kepada audience “apakah anda mau bila diberi uang ini?” dengan serentak audience menjawab MAU.
    • Kemudian sang pembawa acara meremas-remas uang itu hingga bentuknya menjadi lusuh, kemudian sang pembawa acara kembali menanyakan kepada audience “apakah anda masih mau bila diberi uang ini?” dan dengan serentak audience tetap menjawab MAU.
    • Kemudian sang pembawa acara menginjak-injak uang yang sudah lusuh itu hingga bentuknya menjadi semakin lusuh dan kotor akibat injakan, kemudian sang pembawa acara sekali lagi kembali menanyakan kepada audience “apakah anda masih mau bila diberi uang ini?” dan dengan serentak audience tetap menjawab MAU.
    • Dan yang terakhir sang pembawa acara memasukkan uang yang sudah tidak jelas bentuknya itu ke dalam air, sehingga bentuknya semakin tidak jelas. Dan kembali sang pembawa acara menanyakan hal yang sama kepad audience, dan jawaban yang didapat tetap sama yaitu MAU.

    Mungkin itulah gambaran tentang diri gw saat ini, bahkan di mata gw sendiri, gw ini udah sampah, gw udah gagal, gagal untuk membuat kedua orang tua gw bisa tersenyum puas dengan apa yang gw capai. GW GAK BISA LULUS KULIAH TEPAT WAKTU!!!!
    Tapi di suatu waktu, ketika gw mencoba mengeluarkan unek-unek ini ke seorang sahabat gw, filosofi itu yang keluar dari perkataannya. Yaahhhh, dia bilang kalau semua dilihat sisi positifnya, tidak ada kata “TIDAK BERGUNA” atau bahkan kata “SAMPAH” bagi diri seseorang. Memang tiap individu diberikan kelebihan dan kelemahan, dan itu takdir Yang Kuasa.
    Segagal-gagalnya gw, segoblok-gobloknya gw, setolol-tololnya gw… Gw tetep anak dari mama, gw tetep anak dari papa… hidup gw gak berakhir disini, gw HARUS memperjuangkan semua yang telah gagal. Gw gak bisa hanya menyesal tanpa melakukan suatu hal untuk menebus dosa itu. GW HARUS MELAKUKAN SESUATU!!! Hidup gw belum habis!!!
    Disini gw gak mau menyalahkan keadaan, gw gak mau menyalahkan orang lain, GW YANG HARUS NGACA!!! DIMAS HARUS NGACA!!! GW UDAH BENER APA BELOM???

    Teruntuk mamaku dan papaku tercinta, yang sangat aku hormati, maafin Dimas ma, maafin Dimas pa. Dimas selalu menuntut ini itu, dan mama papa selalu menyanggupi seberapapun beratnya yang Dimas minta, tapi ternyata Dimas belum bisa membalas semua itu. Dimas janji, suatu saat, Dimas akan bikin mama papa tersenyum. Dimas selalu mohon doa restu, dan dukungan dari mama papa.

    love you mom, love you dad

  • ADDRESS

    Bandung, Jawa Barat, Indonesia

    EMAIL

    muhdimasgfa@yahoo.com

    TELEPHONE

    +62 (ask)

    MOBILE

    +62 (ask)